Monday, April 4, 2011

Sedetik lebih


setiap nafas yang dihembus

setiap degupan jantung

aku selalu memikirkanmu

dalam sedar dibuai angan

dalam tidur dan khayalan

aku selalu memikirkanmu

ternyata ku perlukan cinta dari dirimu sayang

barulah terasa ku bernyawa


dikala penuh ketakutan

dengan badai kehidupan

ku bersyukur adanya kamu

biarlah kehilangan semua yang dimiliki di dunia

asal masih adanya kamu

ternyata ku perlukan cinta darimu sayang

barulah terasa ku bernyawa


kasihku....ku amat mencintai kamu

kerna kau memberi erti hidup

ku kan terus mencinta

sedetik lebih, selepas selamanya....


Sleepless midnights, empty heart...complications in a living and the roads that we chose, in the absence of recess as our lives pass us by...I swear, these are all in my mind.

0 comments: